Follower's My Blog

Senin, 05 Maret 2012

Korean FF (Episode 4)


Episode 4~

di rumah sakit..
“apa obat yang aku berikan memberikan reaksi..?” tanya Dokter
“ya, tapi hanya sedikit.. obat itu sangat banyak ..” kata Thunder.
“saya akan memberikan obat yang lebih, semoga saja. ini dapat membantu menghilangkan rasa sakit..” kata Dokter.
“ne..” kata Thunder.


2hari kemudian, Suzy dan Thunder sudah menjalankan acara Wisuda nya..

saat makan malam ..
“wae?” tanya Sandara.
“hah? wae? aku tidak apaa apa kok!” kata Thunder
“mukamu pucat..” kata Sandara..
“aku akan membaik.. aku akan minum obat dulu..” kata Thunder.

saat akan meminum obat, Thunder tak bisa menahan rasa sakit.. dan pingsan seketika.
#bruukk#
“THUNDER!!” teriak Sandara.

dirumah sakit..
“sebelum nya saya sudah menyuruh Thunder untuk memberitahu keluarga nya.. bahwa kanker nya sudah sangat parah saat ini menginjak stadium 4” kata Dokter.
“mwoo! stadium 4!?” teriak Sandara.
“ya.. saya tidak bisa berbuat apa apa lagi selain mengoperasi bagian lambungnya ..” kata Dokter.
saat itu Thunder pun siuman..

saat di mobil ..
“waeyo! kamu ga pernah cerita tentang kanker mu!?” tanya Sandara.
“aku takut.. kalian bakal cemas.. aku ga mau kalo Suzy tau semua ini, dia pasti sedih. aku akan menikahi nya dengan keadaan seperti ini ..” kata Thunder dengan air mata yang mengalir dimukanya..
“aku ga akan menceritakan ini semua.. aku akan membuat kan gaun yang cantik untuk Suzy..” kata Sandara..

saat akan melihat gaun yang akan dipakai Suzy..
“ini bagaimana? bagus bukan” kata Sandara.
“tentu ini sangat bagus.. aku suka.” kata Suzy.
“ya, nuna . aku akan membelinya..” kata Thunder..
“ah aniyo.. ini sudah kubuat kan special dan gratis J” kata Sandara..
“aku akan memperbaiki nya .. jadi nuna antarkan Suzy pulang ya..” kata Thunder..

malamnya, Sandara mengantarkan Suzy pulang..
“aku sempat melihat berkas dikamar Thunder ..” kata Suzy, Sandara pun mulai panik ..
“eonni..” kata Suzy..
“ne? wae?” tanya Sandara..
“apa Thunder terkena kanker lambung?” tanya Suzy, dan mulai mengeluarkan air mata..
“ah tidak, itu mungkin salah berkas atau tertukar ..” kata Sandara..
“bohong..” kata Suzy ..
“bwo?” tanya Sandara ..
“bohongkan .. akhir akhir ini sikap Thunder aneh.. dia selalu minum obat yang banyak, muntah-muntah, dan pingsan.. apa dia akan..” kata Suzy tak kuat menahan tangisannya..
“dia akan apa?” tanya Sandara yang ikut menangis..
“eonni, aku akan menikah dengan Thunder 3 hari lagi! aku berhak tau keadaan nya sekarang..” kata Suzy.
“ne! kau berhak tau! tapi Thunder akan sangat sedih bila kau akan tau semuanya , keadaannya, dan kanker nya!!” teriak Sandara..
“mwo?... jadi benar? ketchi!?” tanya Suzy kaget..
Sandara hanya bisa menangis ..

esoknya .. Thunder di temukan pingsan saat dikasurnya..
di rumah sakit..
“saya sangat berat mengatakan ini ..” kata Dokter.
“bagaimana adik saya dok?” tanya Sandara..
“saya mengatakan bahwa Thunder hidup nya hanya tinggal beberapa hari lagi..” kata Dokter.
Sandara yang kaget langsung menangis..

di butik gaun nya..
“ku dengar .. Thunder masuk rumah sakit lagi?!” tanya Suzy.
“tapi mungkin dia akan baik baik saja..” kata Sandara.
“bagaimana bisa!? aku mau ingin liat keadaan nya! antar kan aku eonni!” kata Suzy ..

saat dirumah sakit..
“suzy.. aku ingin engkau memakai gaun dihari pernikahan nanti, lalu kau datang ke sini untuk menjeput ku..” kata Thunder..
“ne, oppa..” kata Suzy..
Sandara menarik Suzy keluar kamar ..
“dokter mengatakan, bahwa umur nya hanya tinggal 2 hari lagi Suzy..” kata Sandara..
“aku ga yakin, kalau akhirnya akan seperti ini..” kata Suzy..

2 hari kemudian ..
saat Suzy sedang di pakaikan gaun..
“eonni..” kata Suzy..
“ne?” tanya Sandara.
“apakah hari ini akan jadi hari yang terakhir bagi Thunder, dan apa ini permintaan terakhir Thunder?” tanya Suzy..

saat mobil penganti datang, Suzy dan Sandara pun menuju Rumah Sakit dahulu..

di ruang Thunder..
“oppa, aku sudah siap.. aku sudah melakukan permintaan mu..” kata Suzy ..
“jagi, aku tidak yakiin dapat sampai ke tempat pernikahan nanti.. sebab aku sangat ngantuk.. aku ingin tidur lagi..” kata Thunder..
“jika kau ngantuk kau boleh tidur.. bahkan tidur dan istirahat untuk selamanya..” kata Suzy ..
Sandara, Suzy hanya bisa menangis pasrah.. Dokter dengan para rekannya menyaksikan detik detik terakhir Thunder..

“jagi..” kata Thunder.
“ne oppa?” tanya Suzy..
“mianhaeyoo. jeongmall mianhae.. mianhae, jika aku tidak bangun lagi untuk sampai di acara pernikahan kita nanti..” kata Thunder.
“ne oppa ..” kata Suzy dan menangis ..
“jagi .. sa-r-r-rang .. h-h-hae-yo…” dan Thunder pun menghembuskan nafas terakhirnya.. disaksikan dokter, Sandara, dan Suzy..
“oppaa !! oppa bangun!! aku sudah memakai gaun ini oppa !!bangun ..” teriak Suzy histeris..
Sandara pun menenangkan Suzy di luar ruang, sedang kan Dokter membantu Thunder untuk di lepaskan semua peralatan infus..

saat pemakaman Thunder..
disaat semua pengantar udah pulang, hanya ada Suzy dan Sandara..
“oppa .. bahagia lah disana.. gomawo sudah membahagiakan aku selama ini walau hanya sesaat ..” kata Suzy ..

                                                           -THE END-


Tidak ada komentar:

Posting Komentar